Jembatan Bentang Panjang Indonesia Part1

Sebagai Negara Kepulauan terbesar di dunia dan memiliki alur sungai terbanyak, Indonesia tentu memiliki puluhan ribu jembatan yang tersebar dari ujung sabang hingga merauke. Dari sekian banyak jembatan tersebut, ternyata ada beberapa yang memiliki bentang tengah mencapai ratusan meter. Lebarnya sungai-sungai di Indonesia terutama di Pulau Kalimantan, membuat Jembatan bentang panjang banyak dibutuhkan. Konstruksinya juga tidak main-main, sangat kompleks dan membutuhkan insinyur-insinyur handal, baik pada saat perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaannya. Tak ayal, jembatan-jembatan bentang panjang ini bisa menelan biaya ratusan milyar rupiah bahkan ada yang triliunan.

Berapa jumlah jembatan yang ada di seluruh Indonesia? Lebih dari 90.000 jembatan mas/mbak bro!. dari jumlah tersebut yang termasuk jembatan bentang panjang (>100 meter) hanya sekitar 0,5%, kok sedikit sekali? Ya jelas, Jembatan Bentang Panjang itu mahal dan khusus diperuntukkan bagi sungai-sungai yang lebar ataupun jurang-jurang yang dalam.

Kenapa Jembatan bentang panjang bisa mahal? Pertama perencanaannya harus matang, menyeluruh, dan sangat aman, harus dihitung kuat dari badai, gempa, goncangan batin, dan pahitnya kehidupan. Hais, mulai lagi nih, hehe. Kedua, pelaksanaannya juga dengan kebutuhan material yang sangat banyak, ya betonnya, ya besinya, ya aspalnya. Teknologinya juga rumit dan canggih. Pelaksanaannya harus teliti, dan hati-hati betul. Tidak boleh ada toleransi kesalahan. Bila ada keteledoran kecil bisa-bisa nyawa orang melayang. Ketiga, pemeliharaannya juga perlu intensif. Sayang dong udah buat mahal-mahal tapi gak dipelihara. Banyak kasus jembatan di Indonesia yang runtuh/ambruk gara-gara jarang dipelihara.

Di tulisan saya ini, yang dibahas JEMBATAN BENTANG PANJANG, bukan JEMBATAN PANJANG, beda loh? Kalo jembatan bentang panjang itu adalah panjang SATU bentang jembatan dari Abutmen ke abutmen, atau Pier ke Pier, sedangkan kalo jembatan panjang itu biasanya merujuk pada total panjang jembatan ditambah dengan jalan pendekat dan lain sebagainya. Mengapa yang dibahas jembatan bentang panjang? soalnya semakin panjang bentang yang diperlukan maka semakin rumit pula struktur yang digunakan.

Jembatan Akashi Kaikyo
sumber gambar: http://www.en.yokogaw a-bridge.co.jp

Di dunia saat ini (setahu saya, kalo ada yang lebih tolong koreksiannya, nuhun) jembatan bentang terpanjang dipegang oleh Akashi Kaikyo di Jepang dengan panjang bentang tengah mencapai 1991 meter bro! menggunakan konsrtuksi suspension bridge atau jembatan gantung. Kalo di Indonesia, saat ini jembatan bentang terpanjang baru sampai 434 meter, Jembatan apakah itu? Eits, baca dulu sampe selesai blog ini hehe.

Jembatan bentang panjang di Indonesia konstruksinya beragam dari mulai Jembatan balok kotak atau box girder, Jembatan pelengkung atau bahasa kerennya Arch Bridge, Jembatan Gantung atau Suspension Bridge, hingga Jembatan Kabel atau Cable Stayed Bridge. Keempat tipe konstuksi jembatan tersebut memungkinkan dibuatnya Jembatan dengan bentang lebih dari ratusan meter panjang. 

Gimana? Udah ada bayangan tentang jembatan-jembatan bentang panjang di Indonesia? Daripada kelamaan langsung aja saya sajikan beberapa Jembatan bentang panjang yang ada di Indonesia serta profil singkatnya.

30. Jembatan Sedayu Lawas


Tipe Jembatan : Concrete Arch Bridge
Panjang Bentang Tengah : 100 meter
Panjang Total : 150 meter
Lebar : 9 meter
Selesai dibangun tahun : 2010
Lokasi : Lamongan, Jawa Timur


Jembatan Sedayu Lawas berada di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Jembatan ini menggunakan struktur Arch Bridge dengan material utama beton. Jembatan sedayu lawas merupakan jembatan duplikasi yang dibangun untuk membantu menopang beban lalu lintas dari jembatan lama yang memang sudah berumur.

29. Jembatan Talumolo II

Tipe Jembatan : Concrete Arc Bridge
Panjang Bentang Tengah : 100 meter
Panjang Total : 205 meter
Lebar : 9 meter
Selesai dibangun tahun : 2006
Lokasi : Gorontalo, Gorontalo


Satu dari lima jembatan bentang panjang yang ada di Pulau Sulawesi, namanya Jembatan Talumolo II. Letaknya di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Jembatan ini memakai struktur jembatan pelengkung beton, sama seperti Jembatan Sedayu Lawas.

28. Jembatan Tukad Bangkung

Tipe Jembatan : Concrete Box Girder
Panjang Bentang Tengah : 120 meter
Panjang Total : 360 meter
Lebar : 9,6 meter
Selesai dibangun tahun : 2006
Lokasi : Badung, Bali


Jembatan Tukad Bangkung berada di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Tingginya mencapai 71,14 meter, menjadikannya jembatan tertinggi di Indonesia. Jembatan ini bersistem balok kotak atau box girder dengan teknologi balanced cantilever. Jembatan ini memangkas jarak yang sebelumnya harus memutar sepanjang 6 kilometer.

27. Jembatan Ponulele

Tipe Jembatan : Steel Arc Bridge
Panjang Bentang Tengah : 125 meter
Panjang Total : 300 meter
Lebar : 9 meter
Selesai dibangun tahun : 2006
Lokasi : Palu, Sulawesi Tengah


Selain Talumolo II, ada lagi Jembatan bentang panjang di Pulau Sulewesi yakni Jembatan Palu IV atau lebih akrab disebut Jembatan Ponulele. Letaknya di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Jembatan ini berada di atas Teluk Talise. Berbeda dengan jembatan pelengkung sebelumnya, Jembatan Ponulele bersistem pelengkung dengan material utama baja.

26. Jembatan Siak III

Tipe Jembatan : Suspension Bridge
Panjang Bentang Tengah : 120 meter
Panjang Total : 520 meter
Lebar : 11 meter
Selesai dibangun tahun : 2011
Lokasi : Pekanbaru, Riau


Jembatan Siak III terletak di Kota Pekanbaru, Riau. Jembatan ini menggunakan struktur Suspension Bridge dibantu dengan pelengkung baja sebagai struktur utama. Meskipun baru diresmikan tahun 2011, ternyata ada indikasi kerusakan sehingga di tutup oleh pemerintah setempat. Sayang sekali ya, padahal jembatan ini indah sekali dan telah menghabiskan dana miliaran rupiah untuk pembangunannya.

25. Jembatan Soekarno

Tipe Jembatan : Cable Stayed Bridge
Panjang Bentang Tengah : 120 x 2 meter
Panjang Total : 1.127 meter
Lebar : 17 meter
Selesai dibangun tahun : 2015
Lokasi : Manado, Sulawesi Utara


Nah ini nih yang pernah saya bahas di tulisan sebelumnya tentang jalan-jalan di Kota Manado, yakni Jembatan Soekarno.  Jembatan ini melintasi muara sungai Tondano sepanjang 120 meter. Strukturnya menggunakan konstruksi Cable Stayed. Tentunya bukan kabel sembarang kabel, tapi kabel baja prategang. Diresmikan tahun 2015 oleh? Hayo tebak siapa? Haha, betul Ibu Puan Maharani selaku Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.

24. Jembatan Bojonegoro

Tipe Jembatan : Steel Arc Bridge
Panjang Bentang Tengah : 128 meter
Panjang Total : 128 meter
Lebar : 9 meter
Selesai dibangun tahun : 2007
Lokasi :   Bojonegoro, Jawa Timur


Di Jawa Timur, tepatnya kota Bojonegoro ada jembatan keren selanjutnya, namanya Jembatan Bojonegoro. Jembatan ini selesai dibangun pada tahun 2007 silam dengan menggunakan struktur Pelengkung baja.

23. Jembatan KH Noer Ali

Tipe Jembatan : Concrete Box Girder
Panjang Bentang Tengah : 130 meter
Panjang Total : 1.000 meter
Lebar : 22 meter
Selesai dibangun tahun : 2013
Lokasi :   Bekasi, Jawa Barat


Akhirnya Bekasi punya Jembatan kece, hehe. Dinamakan sebagai Jembatan KH. Noer Ali sebagai bentuk penghormatan terhadap pahlawan zaman kemerdekaan asal bekasi yang bernama KH. Noer Ali. Jembatan ini lebih dikenal dengan jembatan Summarecon, karena memang menjadi penghubung ke lokasi perumahan Summarecon Bekasi. Mirip dengan Jembatan Tukad Bangkung di Bali, Jembatan ini juga menggunakan struktur concrete Box Girder dengan teknologi balanced cantilever. Jembatan KH. Noer Ali ramai dikunjungi terutama saat car free day, banyak warga bekasi tumpah ruah di jembatan ini.

Jembatan K.H. Noer Ali atau Summarecon ini juga sering menjadi bintang iklan mobil dan motor yang sering muncul di tivi, gak percaya? cek saja sendiri, hehe.

22. Jembatan Raja Mandala

Tipe Jembatan : Concrete Box Girder
Panjang Bentang Tengah : 132 meter
Panjang Total : 222 meter
Lebar : 9 meter
Selesai dibangun tahun : 1979
Lokasi :   Cianjur, Jawa Barat


Jembatan Raja Mandala letaknya di kota Cianjur, Jawa Barat. Meskipun sudah berumur, namun jembatan ini masih terlihat kokoh dan megah. Mengandalkan struktur concrete box girder membuat jembatan ini sanggup memikul bentah tengah sepanjang 132 meter.

21. Jembatan Rumbai Jaya

Tipe Jembatan : Steel Arch Bridge
Panjang Bentang Tengah : 150 meter
Panjang Total : 780 meter
Lebar : 7 meter
Selesai dibangun tahun : 2003
Lokasi :   Indragiri Hilir, Riau


Selain di pulau Jawa, pulau Sumatera juga menyimpan banyak jembatan bentang panjang, salah satunya Jembatan Rumbai Jaya yang berada di Kabupaten Indragiri, provinsi Riau. Dari kota Pekanbaru berjarak 7 jam perjalanan darat untuk mencapai kabupatern Indragiri. Dengan struktur pelengkung baja berwarna kuning, menjadikan jembatan ini manis untuk dipandang.

20. Jembatan Kahayan

Tipe Jembatan : Steel Arch Bridge
Panjang Bentang Tengah : 150 meter
Panjang Total : 640 meter
Lebar : 9 meter
Selesai dibangun tahun : 2001
Lokasi :   Palangkaraya, Kalimantan Tengah


Mau tahu gudangnya jembatan bentang panjang ada di Provinsi mana? Tepat sekali, Pulau Kalimantan. Sungai-sungainya yang lebar, menjadi tuntutan untuk dibangunnya jembatan yang lebar pula. Tak terkecuali sungai Kahayan yang terletak di kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Guna memudahkan transportasi masyarakat kota Palangkaraya, dibangunlah Jembatan Kahayan yang selesai pada tahun 2001. Jembatan ini ditopang dengan struktur pelengkung baja berwarna oranye yang terlihat gagah dan kokoh.

19. Jembatan Merah Putih

Tipe Jembatan : Cable Stayed Bridge
Panjang Bentang Tengah : 150 meter
Panjang Total : 1140 meter
Lebar : 22,5 meter
Selesai dibangun tahun : 2016
Lokasi : Ambon, Maluku


Indonesia bagian timur akhirnya punya Jembatan berteknologi Cable Stayed dengan panjang bentang tengah 150 meter, yakni Jembatan Merah Putih. Jembatan yang terletak di kota Ambon, provinsi Maluku ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan April 2016 silam. Jembatan ini melintasi Teluk Dalam Pulau Ambon, yang menghubungkan Desa Poka dengan Desa Galala. Dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh Bandara Pattimura dengan pusat kota Ambon semakin berkurang.

18. Jembatan Barelang II

Tipe Jembatan : Concrete Box Girder
Panjang Bentang Tengah : 160 meter
Panjang Total : 420 meter
Lebar : 18 meter
Selesai dibangun tahun : 1999
Lokasi : Batam, Kepulauan Riau


Jembatan Barelang II merupakan satu jalur dengan Jembatan Barelang yang terkenal kemegahannya itu. Meskipun menggunakan teknologi Concrete Box Girder, namun Jembatan ini tak bisa dianggap sebelah mata karena panjang bentang tengahnya mencapai 160 meter. Jembatan Barelang II juga sering disebut Jembatan Narasinga yang menghubungkan Pulau Tonton dengan Pulau Nipah.

17. Jembatan Pasupati

Tipe Jembatan : Cable Stayed Bridge
Panjang Bentang Tengah : 161 meter
Panjang Total : 2.147 meter
Lebar : 30 meter
Selesai dibangun tahun : 2005
Lokasi : Bandung, Jawa Barat


Bagi warga kota Bandung, provinsi Jawa Barat, mestinya mendengar Jembatan Pasupati tentu tidak asing lagi. Jembatan Pasupati ini sangat unik, bila pada jembatan bentang panjang, khususnya berteknologi cable stayed, fungsinya adalah untuk melewati sungai atau selat, tapi jembatan Pasupati berbeda. Jembatan ini melayang sejajar diatas Jalan seolah membelah pemukiman penduduk. Secara historis ternyata Jembatan Pasupati telah dirancang masterplannya oleh arsitek zaman Belanda. Dengan paduan lampu sorot pada malam hari nan indah, Jembatan Pasupati menjelma bagai perahu layar yang berada di tengah kota Bandung.

16. Jembatan Perawang

Tipe Jembatan : Concrete Box Girder
Panjang Bentang Tengah : 180 meter
Panjang Total : 1.473 meter
Lebar : 12,7 meter
Selesai dibangun tahun : 2008
Lokasi : Siak, Riau


Jembatan ini sebenarnya adalah Jembatan Maredan, namun warga sekitar menamakan sesuai nama daerahnya yakni perawang. Jembatan ini adalah jembatan berteknologi Concrete Box Girder terpanjang di Indonesia, dengan panjang bentang tengah mencapai 180 meter. Jembatan yang terletak di antara Kabupaten Siak dengan Perawang, Provinsi Riau ini selesai dibangun pada tahun 2008 silam.

Yap, kita di akhir Part1 tulisan saya tentang Jembatan bentang panjang di Indonesia dari urutan 30 sampai 16. Penjelasan ke- 15 Jembatan bentang panjang di atas belom menceritakan bentang panjang diatas 200 meter, Kalau penasaran dengan Jembatan bentang panjang selanjutnya bisa dibaca di sini.

Sumber gambar:
http://bersapedaha n.wordpress.com
http://datajembata n.com
http://fotografe r.net
http://hinawan-photograph s.deviantart.com
http://id.wikipedi a.org
http://indoholidaytourguid e.com
http://kakawananlawa s.blogspot.co.id/
http://katton z.blogspot.co.id/
http://lkpsaraswat i.com
http://print.kompa s.com
http://univbata m.ac.id
http://valinakhiarinnis a.tumblr.com
http://waskit a.co.id

Related Posts:

0 Response to "Jembatan Bentang Panjang Indonesia Part1"

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopan

Bila tidak memiliki ID blogger bisa menggunakan Name/URL lalu masukkan Nama dan URL facebook/twitter anda. hindari menggunakan Anonim, Terima kasih.