Perhitungan Struktur Plat Lantai

Plat lantai adalah Lapisan tipis (berkisar 10 cm) yang terbuat dari beton bertulang, berfungsi sebagai lantai maupun atap. Pada kesempatan kali ini akan dibahas dan ditinjau masalah hitungan perencanaan elemen struktur yaitu pelat. Saya akan membandingkan hasil perhitungan dengan hasil pelaksanaan di lapangan pada suatu proyek Hotel di Yogyakarta.


Sebagai dasar perencanaan digunakan standar tata cara yang berlaku di Indonesia, antara lain : 
  1. SNI 03-2847-2002 
  2.  SNI 03-1729-2002 
  3. SNI 03-1726-2002

Berikut perhitungan plat lantai dijelaskan dibawah ini:







 


Perhitungannya struktur plat lantai bisa didownload GRATIS disini

Related Posts:

12 Responses to "Perhitungan Struktur Plat Lantai"

  1. wew, tetep ane blm ngerti juga sob #baru baca sekali seh, hehehe
    thanks ya sob :D

    ReplyDelete
  2. wakakaka... emang harus belajar dulu mas.. hehehe tapi sebenarnya sederhana kok yang penting ngerti fisika hehehe

    ReplyDelete
  3. jarak anta tulangan diperkecil, tapi menambah tulangan....
    yuuuup, aman deh :D

    salam kenal broo, ane sipil juga :D

    ReplyDelete
  4. Mtx = 1/2 Mlx itu maksudnya gimana bang?

    ReplyDelete
  5. p min = 0,0025, subernya dari mana mas?

    ReplyDelete
  6. Dari SNI Beton, cek saja di SNI 03-2847-2002, SNI 03-1729-2002 dan SNI 03-1726-2002

    ReplyDelete
  7. mas mau nanya donk.. Mtx sm Mty itu X-nya drmn? kalo Mlx sm Mly kan dari interpolasi tabel itu ya. Nah yg Mtx sm Mty drmn? Mohon pencerahannya ya. Thankyou..

    ReplyDelete
  8. Betul Mas, variable X didapat dari interpolasi Tabel Buku Karangan Gideon H Kusuma, nah pemilihan jenis Momennya tinggal disesuaikan dengan Jenis Skema dari Tabel itu juga. Download aja disini mas Buku Grafik dan Tabel Perhitungan Beton Bertulang karya Ir. Gideon H. Kusuma, M. Eng. downloadnya disini http://www.4shared.com/office/dw7I2hiYce/Grafik_dan_Tabel_Perhitungan_B.html

    ReplyDelete
  9. Ana mau ty ... perbedaan rangkaian plat besi dak yang dipasang lurus sama yang dibengkokan di tengah. Mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak ada bedanya sih bos, cuma memang agak ribet bar bending sama pemasangannya , karena perlu dibengkokin segala. ditambah cari titik 0 momennya harus pas untuk letak bengkoknya.

      praktis emang bikin dua tulangan atas bawah

      Delete

Silahkan berkomentar dengan sopan

Bila tidak memiliki ID blogger bisa menggunakan Name/URL lalu masukkan Nama dan URL facebook/twitter anda. hindari menggunakan Anonim, Terima kasih.